Realisasi BLT di 163 Desa Dinilai Masih Rendah

Realisasi BLT di 163 Desa Dinilai Masih Rendah

Penulis:Naufal Lanten 

TVRINews, Jakarta

 Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani mencatat perkembangan penyaluran bantuan langsung tunai (BLT) di desa relatif rendah. Hal itu tercermin dari 163 daerah yang realisasinya baru mencapai Rp938,3 miliar dari Rp11,51 triliun.

“Hanya 8,2 persen dari total 25.547 desa. Realisasinya masih sangat rendah, terutama di 163 daerah yang realisasinya masih di bawah 10 persen,” kata Sri Mulyani dalam Konferensi Pers APBN Kita secara virtual, Rabu (21/7/2021).

Ia menambahkan sebanyak 151 daerah kabupaten telah menyalurkan BLT 15 hingga 30 persen. Adapun, total penyerapan yang dilakukan sebanyak Rp2,18 triliun dari total anggaran Rp10,04 triliun.

Selanjutnya, kata Menkeu, terdapat 99 daerah yang terdiri dari 15,208 desa yang telah mencairkan BLT dengan rata-rata 37,3 persen atau sebesar Rp2,2 triliun dari anggaran Rp6,09 triliun.

Kemudian sebanyak 21 daerah yang terdiri dari 2.873 desa yang realisasi anggarannya mencapai Rp717,6 miliar dari Rp1,2 triliun atau 59,7 persen. Menurut Menkeu, capaian tersebut sesuai target pada Juli 2021.

Untuk itu, ia mendorong pemerintah daerah agar segera merealisasi anggaran yang telah dialokasikan. Terlebih saat ini pemerintah menerapkan kebijakan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM).

“Karena ini akan sangat berarti bagi masyarakat desa dalam menghadapi situasi, dimana PPKM harus dilaksanakan,” ujarnya.

Sementara itu, berdasarkan data Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT), tercatat dana desa yang telah disalurkan sebanyak Rp30,31 triliun kepada 70.315 desa atau 94 persen dari total desa yang ada di Indonesia. Adapun, anggaran dana desa untuk kegiatan PPKM mencapai Rp4,01 triliun.

 

Editor: Dadan Hardian

Daerah