Satgas Covid-19: Mobilitas Tak Dilarang tapi Dilakukan dengan Disiplin Protokol Kesehatan

Reporter: Christhoper N.Raja

TVRINews, Jakarta 

Satuan tugas (Satgas) penanganan Covid-19 menegur masyarakat dan pemerintah setempat atas terjadinya keramaian yang sangat tinggi menjelang Idul Fitri di Pasar Tanah Abang selama seminggu terakhir.

Koordinator Tim Pakar dan juru bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito mengatakan kegiatan belanja menjelang idul fitri bukanlah hal yang baru, namun ia meminta kepada masyarakat untuk harus tetap meningkat bahwa di tengah situasi pandemi ini, banyak penyesuaian yang harus dilakukan.

“Mobilitas tidak dilarang tapi hendaknya dilakukan dengan disiplin protokol kesehatan. Adanya kerumunan di pusat pembelanjaan (Pasar Tanah Abang) seperti minggu lalu sangat berpotensi menjadi titik awal klaster penularan Covid-19,” kata Wiku dalam konferensi pers virtual, Selasa (4/5/2021).

Wiku mengatakan selama beberapa bulan terakhir angka kasus baru  konsisten menurun merupakan bukti bahwa kerja sama antara masyarakat dalam menegakkan protokol kesehatan dapat berbuah manis dan hal ini harus dipertahankan.

Namun, masyarakat juga harus paham, angka kasus baru di beberapa bulan ini telah berangsur-angsur menurun, hal serupa belum terlihat dalam angka kematian. Apabila terjadi penularan pada diri kita atau orang terkasih, Covid-19 masih sangat berpotensi berujung fatal. 

“Maka dari itu saya harapkan masyarakat dapat bijaksana dan sangat hati-hati. Saya harapkan Satgas daerah juga dapat lebih sigap menyikapi situasi yang terjadi,” ujar Wiku.

“Apabila masyarakat tidak mampu berlaku disiplin, maka satgas daerah di bawah kepemimpinan daerah dan forkopimda (Forum koordinasi pimpinan daerah) wajib untuk menegakkan kedisiplinan, saya minta posko masing-masing menindak pelanggaran protokol kesehatan,” tutur Wiku.

 

Editor: Dadan Hardian

Daerah