Vino Berdoa di Pusara Orang Tuanya Sebelum ke Sragen

Penulis: Riana Rizkia

TVRINews, Kutai Barat

Alviano Dafa Raharjo atau Vino bocah berusia 9 tahun di Kutai Barat, Kalimantan Timur, kini hidup sebatang kara, lantaran orang tuanya meninggal dunia akibat Covid-19. 

Tidak ingin melihat anak itu tenggelam dalam kesendirian, Vino dijemput keluarga dari Sragen, Jawa Tengah didampingi pihak Dinas Sosial Sragen, Sabtu (31/7/2021) siang. 

Petugas Dinsos Sragen Jawa Tengah mengatakan bahwa kedatangannya ke Kalimantan Timur untuk memfasilitasi penjemputan Vino. 

Saat penjemputan berlangsung, keluarga mengatakan semenjak ditinggal ibu dan ayahnya, tidak banyak kata yang terucap dari Vino. Dia tidak pernah menduga bahwa harus menjalani hidup sendiri, dan meninggalkan rumah yang selama ini didiami bersama orang tuanya. 

Sebelum meninggalkan Kutai Barat, Vino menyempatkan diri untuk pamit kepada orang tuanya yang kini berada di Pemakaman Covid, Kampung Gesaliq, Kecamatan Barong Tongkok, Kutai Barat.

Saat berziarah, Vino tidak sendiri. Dia ditemani beberapa keluarganya, petugas Dinas Sosial Sragen Jawa Tengah dan Dinsos Kutai Barat.

Bahkan warga sekitar yang sempat menjaga dan merawat saat Vino menjalani isolasi mandiri (isoman) ikut berziarah. Nampak Vino kusyuk berdoa di pusara kedua orang tuanya. 

Pihak keluarga mengungkapkan, Vino akan akan pulang ke Sragen pada Minggu (1/8/2021) siang, usai menjalani tes PCR.

 

 

Editor: Dadan Hardian